Attendance GPS
Modul Attendance GPS HRCloudID dirancang untuk memastikan presensi karyawan dilakukan secara real-time, akurat, dan bebas manipulasi. Sistem ini menggunakan koordinat GPS, radius lokasi, verifikasi selfie, serta teknologi anti-fake GPS agar perusahaan memiliki kontrol penuh terhadap validitas kehadiran karyawan — tanpa perlu mesin fingerprint.
1. Cara Kerja Absensi GPS di HRCloudID
Sistem absensi GPS bekerja dengan mendeteksi lokasi karyawan saat melakukan clock-in dan clock-out melalui aplikasi mobile atau web. Lokasi akan divalidasi berdasarkan titik koordinat kantor yang telah diatur sebelumnya.
Proses absensi meliputi:
- Pengambilan koordinat GPS secara real-time
- Validasi akurasi GPS untuk mencegah manipulasi jarak
- Cek apakah karyawan berada dalam radius kantor yang ditentukan
- Perekaman foto selfie sebagai bukti kehadiran
- Penyimpanan data kehadiran ke database
Data absensi akan langsung terintegrasi dengan payroll, lembur, dan shift.
2. Mengatur Lokasi Kantor
Admin dapat menentukan lokasi kantor menggunakan koordinat Google Maps (latitude & longitude). HRCloudID mendukung banyak lokasi kantor, cocok untuk perusahaan multi-cabang.
Pengaturan lokasi mencakup:
- Nama lokasi kantor
- Latitude & longitude
- Radius presensi (50–500 meter)
Sistem hanya menerima presensi apabila karyawan berada dalam radius yang ditentukan kecuali selain WFO.
3. Radius Presensi
Radius presensi adalah batas toleransi jarak antara lokasi karyawan dan titik kantor. Jika jarak melebihi radius, sistem otomatis menolak presensi.
Rekomendasi radius:
- 50–100 meter → kantor kecil / gedung bertingkat
- 100–200 meter → pabrik / area industri
- 200–500 meter → lapangan atau area terbuka
Radius dapat disesuaikan setiap lokasi sesuai kebutuhan perusahaan.
4. Selfie Verification
Setiap presensi diwajibkan mengambil foto selfie untuk memastikan identitas karyawan. Foto akan disimpan di server dan tampil di laporan HR.
Tujuan selfie verification:
- Mencegah titip absen
- Mencocokkan wajah karyawan
- Audit trail untuk setiap presensi
- Mendukung bukti kehadiran untuk payroll dan lembur
5. Anti-Fake GPS (Spoofing Protection)
Banyak aplikasi di Android memungkinkan spoofing GPS, yaitu manipulasi lokasi palsu. HRCloudID memiliki sistem deteksi multi-layer untuk mencegah hal ini.
Teknologi anti-fake GPS meliputi:
- Deteksi mock location di perangkat
- Cek akurasi GPS (min. 5–20 meter)
- Deteksi aplikasi Fake GPS populer
- Pembacaan sensor perangkat (gyroscope, network state)
- Server-side anomaly detection
Jika terdeteksi manipulasi lokasi, presensi ditolak otomatis dan juga terkena banned akun tersebut.
6. Live Tracking & Monitoring Kehadiran
HRCloudID menyediakan dashboard live tracking untuk memantau seluruh karyawan yang sedang bekerja dalam waktu nyata.
Informasi yang ditampilkan:
- Karyawan yang sudah hadir / belum hadir
- Jam masuk & pulang
Fitur ini sangat berguna untuk operasional lapangan, sales, hingga teknisi lapangan.
7. Integrasi Otomatis dengan Payroll
Setiap presensi yang masuk akan langsung memengaruhi payroll bulanan. Tidak ada input manual dari HR — semua dihitung otomatis.
Payroll otomatis mencakup:
- Perhitungan keterlambatan
- Pulang cepat (early leave)
- Tidak hadir (alpha)
Data payroll 100% akurat karena berasal dari absensi real-time.
8. Laporan Absensi & Export Data
HRCloudID menyediakan laporan absensi otomatis yang dapat di-export dalam format:
- Excel
Laporan mencakup:
- Nama Karyawan
- Tanggal
- Jam hadir & pulang
- Status
Semua laporan disimpan aman dalam sistem dan dapat diakses kapan saja.
9. Troubleshooting Umum
Berikut beberapa masalah umum dan solusinya:
- GPS tidak akurat: aktifkan mode High Accuracy di HP karyawan.
- Tidak bisa absen: lokasi berada di luar radius kantor(jika tipe WFO).
- Foto selfie gagal: izinkan akses kamera di browser/aplikasi.
- Presensi ditolak Fake GPS: hapus aplikasi mock location.
Jika masih bermasalah, Anda dapat menghubungi tim support HRCloudID.