Shift
Modul Shift HRCloudID dirancang untuk perusahaan yang menggunakan sistem jam kerja bergilir, seperti shift pagi, siang, malam, atau rotasi mingguan. Sistem shift ini terhubung otomatis dengan absensi GPS dan payroll sehingga setiap keterlambatan, lembur, dan jam kerja dapat dihitung secara akurat.
1. Apa itu Sistem Shift HRCloudID?
Sistem shift pada HRCloudID memungkinkan perusahaan membuat jadwal kerja dinamis sesuai kebutuhan operasional. Setiap shift dapat memiliki jam masuk, jam pulang, istirahat, toleransi keterlambatan, dan aturan lembur yang berbeda. Sistem ini mendukung karyawan dengan jadwal tetap maupun karyawan dengan rotasi shift berkala.
- Shift pagi, siang, malam, atau custom
- Shift harian, mingguan, atau rotasi
- Penjadwalan massal untuk seluruh divisi
- Integrasi langsung dengan absensi GPS dan payroll
2. Membuat Shift Baru
Anda dapat membuat shift baru melalui menu Shift Management. Setiap shift memiliki parameter sebagai berikut:
- Nama Shift: contoh: Shift Pagi.
- Jam Masuk & Pulang: misalnya 08:00 – 17:00.
- Toleransi Keterlambatan: misalnya 10 menit (NB: Jika 0 Menit Tidak akan ada potong untuk keterlambatan oleh sistem payroll).
- Hari Kerja: Senin–Jumat atau berdasar menu Workdays di Admin HR.
3. Penjadwalan Shift Karyawan
Penjadwalan shift dapat diterapkan ke satu karyawan atau banyak karyawan sekaligus menggunakan fitur bulk assignment. Sistem juga mendukung rotasi shift otomatis, misalnya:
- Shift Pagi → Shift Siang → Shift Malam
- Model 2–2–2 (2 pagi, 2 malam, 2 libur)
- Model 5–2 (kerja 5 hari, libur 2 hari)
- Rotasi mingguan berdasarkan divisi
HRCloudID menghindari jadwal overlapping sehingga tidak terjadi konflik jam kerja.
4. Absensi GPS Sesuai Shift
Absensi GPS akan mengikuti jadwal shift masing-masing karyawan. Sistem otomatis menyesuaikan:
- Jam masuk & jam pulang berbeda per shift
- Deteksi telat berdasarkan shift
- Anti-fake GPS tetap aktif pada semua shift
Laporan harian dan mingguan memperlihatkan performa kehadiran lengkap per shift untuk kebutuhan evaluasi dan payroll.
5. Integrasi Shift dengan Payroll
Perhitungan payroll otomatis memperhitungkan jam kerja dari shift yang telah dijadwalkan. Integrasi ini meliputi:
- Potongan telat berdasarkan shift
- Rekap jam kerja valid berdasarkan data absensi GPS
Semua perhitungan terjadi tanpa proses manual, sehingga risiko kesalahan payroll sangat minim.
6. Troubleshooting
- Karyawan salah shift: periksa jadwal atau assignment terakhir.
- Absensi tidak sinkron: pastikan shift tidak overlap.
Dokumentasi Shift selesai.
Selanjutnya, pelajari modul Subscription untuk paket langganan.
Lanjut ke Subscription →